Tutorial · Asesmen · 8 menit baca
Asesmen awal sebelum memulai materi
Lima soal singkat di awal bab menunjukkan siapa yang siap lanjut dan siapa yang perlu mengulang dulu. Cara membuat, menilai, dan memakai hasilnya.
Asesmen awal (sering juga disebut asesmen diagnostik) dilakukan sebelum materi baru dimulai. Tujuannya bukan memberi nilai rapor. Tujuannya menjawab satu pertanyaan: dari mana saya harus mulai mengajar kelas ini?
Kapan perlu dilakukan
- Di awal bab atau topik baru yang membutuhkan materi sebelumnya. Pecahan butuh pembagian, dan pembagian butuh perkalian.
- Di awal tahun ajaran, saat Anda belum mengenal kelasnya.
- Setelah libur panjang, karena banyak hal terlupa.
Membuat soalnya
Lima sampai delapan soal sudah cukup. Setiap soal mengecek satu kemampuan prasyarat.
Daftar kemampuan yang dibutuhkan
Untuk bab pecahan senilai di kelas 4, contohnya: membaca pecahan dari gambar, mengenal pembilang dan penyebut, perkalian sampai 10 × 10, dan pembagian sederhana.
Satu soal untuk setiap kemampuan
Buat soal yang singkat dan langsung. Kalau soal pertama salah, Anda tahu persis kemampuan mana yang belum ada.
Tambahkan satu soal tentang materi baru
Satu soal yang sedikit melampaui prasyarat menunjukkan siapa yang mungkin sudah menguasai materinya, misalnya karena les.
Pilihan jawaban yang membantu diagnosis
Pengecoh yang baik bukan jawaban asal. Setiap pengecoh mewakili satu kesalahan yang sering dibuat murid.
Gambar lingkaran dibagi 4, satu bagian diarsir. Pecahan bagian yang diarsir adalah ...
A. ¼ (benar)
B. 4/1 (tertukar pembilang dan penyebut)
C. ⅓ (bagian yang tidak diarsir dipakai sebagai penyebut)
D. 1/5 (menghitung garis, bukan bagian)
Dengan pengecoh seperti ini, jawaban B dan C memberi tahu Anda kesalahan apa yang dibuat murid, bukan hanya bahwa jawabannya salah.
Mengolah hasilnya
Kelompokkan murid ke dalam tiga kategori:
| Kategori | Ciri | Yang dilakukan |
|---|---|---|
| Belum siap | Salah di sebagian besar soal prasyarat | Ulang prasyarat dulu, dengan benda nyata dan pendampingan |
| Siap | Benar di soal prasyarat | Mulai materi baru sesuai rencana |
| Sudah melampaui | Benar semua, termasuk soal materi baru | Beri tantangan lanjutan atau jadikan tutor sebaya |
Hasil ini sebaiknya tidak masuk ke nilai rapor. Kalau murid tahu asesmen awal tidak dinilai, mereka lebih jujur menjawab "belum tahu" daripada menebak.
Memakai hasil untuk mengatur kelompok
Ada dua cara yang sama-sama berguna, tergantung kegiatannya:
- Kelompok setara. Murid dengan hasil serupa dikelompokkan bersama, supaya guru bisa mendampingi kelompok "belum siap" secara khusus.
- Kelompok campuran. Setiap kelompok berisi murid dari ketiga kategori, supaya murid yang sudah bisa membantu temannya.
Pembagi Kelompok di Guru Kampung punya mode seimbang nilai untuk kelompok campuran. Nilainya diambil dari Kalkulator Nilai Rapor untuk kelas yang sama.
Setelah materi selesai
Ulangi beberapa soal yang sama di akhir bab. Perbandingan hasil awal dan akhir menunjukkan seberapa jauh setiap murid berkembang, dan itu lebih bermakna daripada satu angka di akhir.