Tutorial · Perangkat ajar · 9 menit baca
Prota dan Promes semester 2, menghitung minggu efektif Januari sampai Juni
Cara menghitung minggu efektif, mengubahnya menjadi JP yang tersedia, lalu menyebar TP ke setiap bulan. Dengan dasar alokasi JP dari Permendikdasmen 13/2025 dan contoh Matematika kelas 3.
Program tahunan (Prota) menyebar TP ke dua semester beserta jumlah JP-nya. Program semester (Promes) merinci TP satu semester ke setiap bulan atau minggu. Keduanya bergantung pada satu angka: berapa minggu efektif yang benar-benar tersedia untuk mengajar.
Dari mana angka JP-nya
Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 menetapkan alokasi JP per tahun untuk setiap mata pelajaran, dengan asumsi 1 tahun = 36 minggu (kelas VI 32 minggu) dan 1 JP = 35 menit. Contohnya, Matematika kelas III dan IV mendapat 180 JP intrakurikuler per tahun, ditambah 36 JP kokurikuler.
Jadi untuk Matematika kelas 3 dan 4: 180 JP ÷ 36 minggu = 5 JP per minggu, atau sekitar 90 JP per semester.
Menghitung minggu efektif
Hitung jumlah minggu setiap bulan
Pakai kalender pendidikan dari dinas pendidikan provinsi atau kabupaten/kota Anda untuk tahun ajaran 2026/2027. Tanggal libur dan jadwal asesmen berbeda di setiap daerah.
Kurangi minggu tidak efektif
Yaitu minggu libur semester, libur hari raya, asesmen sumatif akhir, pembagian rapor, dan kegiatan sekolah yang menghentikan pembelajaran sepanjang minggu.
Kalikan dengan JP per minggu
Minggu efektif × JP per minggu = JP yang tersedia.
Bandingkan dengan kebutuhan TP
Jumlahkan JP yang Anda rencanakan untuk setiap TP semester ini. Sisakan cadangan 1 minggu untuk pengayaan, remedial, atau jadwal yang bergeser.
Contoh: Matematika kelas 3, semester 2
Kalender di bawah ini contoh, bukan kalender resmi. Ganti dengan kalender daerah Anda.
| Bulan | Jumlah minggu | Tidak efektif | Efektif | Keterangan (contoh) |
|---|---|---|---|---|
| Januari | 4 | 1 | 3 | Akhir libur semester |
| Februari | 4 | 0 | 4 | |
| Maret | 5 | 2 | 3 | Libur hari raya |
| April | 4 | 0 | 4 | |
| Mei | 4 | 1 | 3 | Libur nasional |
| Juni | 4 | 3 | 1 | Asesmen akhir, rapor, libur |
| Jumlah | 25 | 7 | 18 |
JP tersedia: 18 minggu × 5 JP = 90 JP.
TP semester 2 diambil dari ATP Matematika Fase B (lihat tutorial "Cara menyusun ATP dari CP"):
| TP | JP | Bulan |
|---|---|---|
| B.4 Perkalian dan pembagian sampai 100 | 30 | Januari–Februari |
| A.2 Pola gambar dan objek | 10 | Februari–Maret |
| P.1 Mengukur panjang (cm, m) | 15 | Maret–April |
| P.2 Mengukur berat (g, kg) | 15 | April |
| B.5 Membandingkan pecahan | 15 | Mei |
| Cadangan (pengayaan dan remedial) | 5 | Juni |
| Jumlah | 90 |
Kesalahan yang sering terjadi
- Memakai 36 minggu apa adanya. Itu asumsi untuk menghitung JP setahun, bukan jumlah minggu mengajar sebenarnya di kalender sekolah Anda.
- Tidak menyisakan cadangan. Satu kegiatan mendadak saja bisa membuat TP terakhir tidak terajarkan.
- Promes disalin dari tahun lalu. Tanggal hari raya bergeser setiap tahun, jadi minggu efektifnya juga berubah.
Lanjutan tulisan ini untuk pelanggan
Termasuk dalam Administrasi awal tahun
- Prota Matematika kelas 3 dan kelas 4 untuk satu tahun penuh (180 JP), mengikuti ATP Fase B
- Promes keempat semester (kelas 3 dan 4, semester 1 dan 2) dengan sebaran JP setiap bulan
- Templat tabel minggu efektif kosong untuk diisi dengan kalender daerah Anda
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah Prota dan Promes wajib? Panduan tidak menyebutnya sebagai dokumen wajib tersendiri, tetapi guru tetap perlu tahu TP mana yang diajarkan kapan. Banyak sekolah memintanya sebagai bagian dari administrasi perencanaan.
Bagaimana kalau JP yang tersedia kurang dari kebutuhan? Gabungkan TP yang berdekatan, misalnya mengukur panjang dan berat dalam satu unit, atau pindahkan latihan ke kegiatan kokurikuler. Jangan memangkas TP sampai tidak terajarkan.