Semua tutorial

Tutorial · Asesmen · 12 menit baca

Membuat rubrik penilaian yang adil

Rubrik membuat penilaian tugas, presentasi, dan karya lebih konsisten. Cara memilih kriteria, menulis deskripsi tiap level, dan mengubahnya menjadi nilai.

Saat menilai karangan, presentasi, atau prakarya, dua guru bisa memberi nilai berbeda untuk karya yang sama. Bahkan guru yang sama bisa menilai berbeda di jam pertama dan jam terakhir. Rubrik mengurangi masalah itu karena kriterianya ditulis sebelum menilai.

Bagian-bagian rubrik

Rubrik analitik berbentuk tabel:

  • Baris berisi kriteria, yaitu aspek yang dinilai.
  • Kolom berisi level capaian, biasanya empat.
  • Sel berisi deskripsi: seperti apa karya di level itu untuk kriteria itu.

Langkah membuat rubrik

Mulai dari tujuan pembelajaran

Kriteria rubrik harus berasal dari tujuan, bukan dari kebiasaan. Kalau tujuannya "menceritakan kembali isi cerita dengan urutan yang benar", maka kerapian tulisan bukan kriteria utama.

Pilih tiga sampai lima kriteria

Lebih dari lima kriteria membuat penilaian lambat dan murid sulit memahami apa yang diharapkan. Pilih aspek yang paling menentukan kualitas karya.

Tentukan jumlah level

Empat level adalah pilihan yang umum. Jumlah genap mencegah guru selalu memilih nilai tengah.

Tulis deskripsi level tertinggi dan terendah dulu

Bayangkan karya terbaik dan karya yang paling perlu bantuan di kelas Anda. Setelah kedua ujungnya jelas, level di antaranya lebih mudah ditulis.

Uji dengan dua atau tiga karya nyata

Nilai beberapa karya murid tahun lalu, atau minta rekan guru menilai karya yang sama. Kalau hasilnya jauh berbeda, deskripsinya masih terlalu kabur.

Contoh: menceritakan kembali isi cerita (Bahasa Indonesia kelas 3)

KriteriaPerlu bimbingan (1)Cukup (2)Baik (3)Sangat baik (4)
Urutan peristiwaPeristiwa tidak berurutanSebagian peristiwa berurutanSemua peristiwa utama berurutanBerurutan dan memakai kata penghubung waktu (lalu, kemudian, akhirnya)
Kelengkapan isiMenyebut 1 peristiwaMenyebut 2 peristiwaMenyebut semua peristiwa utamaSemua peristiwa utama beserta tokoh dan tempatnya
Bahasa sendiriMenyalin kalimat dari teksSebagian besar menyalinSebagian besar memakai kata sendiriSeluruhnya memakai kata sendiri dan mudah dipahami

Perhatikan deskripsinya: bisa diamati dan bertingkat jelas. Hindari kata seperti "kurang baik" atau "sangat bagus" tanpa penjelasan, karena kata-kata itu yang membuat penilaian tidak konsisten.

Bagikan rubrik kepada murid sebelum mereka mengerjakan tugas. Rubrik yang dibaca di awal berfungsi sebagai petunjuk kerja, bukan hanya alat menilai.

Mengubah skor rubrik menjadi nilai

Jumlahkan skor semua kriteria, lalu bagi dengan skor maksimal dan kalikan 100.

Skor: 3 + 4 + 3 = 10 dari maksimal 12

Nilai = 10 ÷ 12 × 100 = 83

Kalau sekolah memakai predikat (A, B, C, D atau sebutan lain), Konversi Nilai ke Predikat di Guru Kampung bisa mengubah angka itu dengan rentang yang Anda atur sendiri. Nilai akhirnya bisa dimasukkan ke Kalkulator Nilai Rapor bersama nilai sumatif lainnya.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Kriteria tumpang tindih. "Isi cerita" dan "kelengkapan peristiwa" menilai hal yang sama dua kali.
  • Menilai usaha, bukan hasil. "Mengerjakan dengan sungguh-sungguh" sulit diamati dan tidak terkait tujuan.
  • Skor level tidak sebanding. Kalau satu kriteria jauh lebih penting, beri bobot secara terbuka (misalnya dikali 2), jangan diam-diam lebih ketat.

Alat Guru Kampung untuk tutorial ini