Semua tutorial

Tutorial · Perangkat ajar · 15 menit baca

Menyusun RPP satu pertemuan

Rencana satu pertemuan cukup menjawab tiga pertanyaan. Contoh lengkap untuk Matematika kelas 4, dari tujuan sampai asesmen.

RPP yang baik tidak harus tebal. Yang penting, rencana itu bisa Anda pakai besok pagi di kelas. Apa pun format yang diminta sekolah, rencana satu pertemuan cukup menjawab tiga pertanyaan:

  1. Ke mana? Apa yang bisa dilakukan murid di akhir pertemuan (tujuan pembelajaran).
  2. Lewat jalan apa? Kegiatan yang dialami murid untuk sampai ke sana (pengalaman belajar).
  3. Bagaimana kita tahu sudah sampai? Cara mengecek hasilnya (asesmen).
Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, yang berlaku sejak 5 Januari 2026, meminta guru menyusun perencanaan pembelajaran yang relevan dengan tujuan dan karakteristik murid. Bentuknya boleh RPP atau modul ajar. Ikuti format yang dipakai sekolah Anda, karena isinya tetap menjawab tiga pertanyaan di atas.

Sebelum menulis: kenali murid Anda

Dua menit memikirkan kelas sendiri menghemat banyak waktu saat mengajar:

  • Apa yang sudah mereka bisa? Lihat hasil pertemuan sebelumnya atau asesmen awal.
  • Siapa yang biasanya butuh bantuan lebih, dan siapa yang cepat selesai?
  • Benda apa di sekitar mereka yang bisa dipakai sebagai contoh? Kue, kertas lipat, dan uang jajan sering lebih kuat daripada gambar di buku.

Bagian 1: Identitas dan tujuan

Tulis identitas singkat (mata pelajaran, kelas, alokasi waktu, topik), lalu tujuan pembelajarannya. Cara menulis tujuan yang bisa diukur ada di tutorial tujuan pembelajaran.

Matematika · Kelas 4 · 2 × 35 menit · Pecahan senilai

Tujuan: Murid dapat menemukan dua pecahan senilai dengan melipat kertas dan menuliskan pasangan pecahannya.

Bagian 2: Pengalaman belajar

Pendekatan pembelajaran mendalam membagi pengalaman belajar menjadi tiga: memahami, mengaplikasi, dan merefleksi. Pembagian ini cocok dipakai sebagai kerangka kegiatan pembuka, inti, dan penutup.

Pembuka (10 menit)

  • Tunjukkan satu kue yang dipotong menjadi 2 bagian, lalu kue yang sama dipotong menjadi 4 bagian. Tanyakan: "Mana yang lebih banyak, ½ kue atau 2 potong dari 4?"
  • Biarkan murid menebak dan berdebat sebentar. Jawabannya belum perlu diberikan.
  • Sampaikan tujuan hari ini dengan bahasa murid: "Hari ini kita akan mencari pecahan yang kelihatannya berbeda, tapi besarnya sama."

Inti (45 menit)

Memahami. Setiap murid melipat kertas menjadi 2, mewarnai satu bagian, lalu melipatnya lagi menjadi 4 dan 8. Setelah setiap lipatan, murid menulis pecahan bagian yang berwarna: ½, 2/4, 4/8.

Mengaplikasi. Murid bekerja dalam kelompok berempat. Setiap kelompok mendapat kartu pecahan dan mencari pasangan yang senilai. Kelompok yang selesai lebih dulu menjelaskan caranya kepada kelompok lain.

Kelompok yang seimbang membuat diskusi lebih hidup. Pembagi Kelompok di Guru Kampung bisa membagi kelas secara acak atau seimbang nilai. Visualisasi Pecahan membantu menunjukkan model batang di proyektor.

Penutup (15 menit)

Merefleksi. Ajak murid kembali ke pertanyaan kue di awal. Sekarang mereka bisa menjawabnya dengan alasan. Tutup dengan dua pertanyaan:

  • "Bagaimana cara kalian tahu dua pecahan itu senilai?"
  • "Bagian mana yang masih membingungkan?"

Bagian 3: Asesmen

Tulis cara mengecek tujuan, bukan hanya jenis tesnya.

KapanCaranyaYang dicatat
Selama kegiatan intiGuru berkeliling dan melihat hasil lipatanMurid yang belum bisa menulis pecahan dari lipatannya
Akhir pertemuanTiket keluar: tulis satu pecahan yang senilai dengan ⅓Benar atau belum, beserta alasannya

Hasil tiket keluar menentukan rencana pertemuan berikutnya: lanjut ke membandingkan pecahan, atau mengulang dengan model yang berbeda untuk murid yang belum bisa.

Bagian 4: Tindak lanjut

Siapkan satu atau dua baris untuk murid yang belum mencapai tujuan dan untuk murid yang sudah melampauinya. Contohnya:

  • Belum mencapai: ulangi dengan kepingan pecahan yang bisa dipegang, didampingi guru di meja depan.
  • Sudah melampaui: temukan tiga pecahan yang senilai dengan ¾, lalu jelaskan polanya.

Daftar periksa sebelum mencetak

  • Tujuan menyebut kompetensi, konten, dan buktinya.
  • Setiap kegiatan inti mendekatkan murid ke tujuan.
  • Ada momen murid berbicara atau menjelaskan, bukan hanya mendengarkan.
  • Asesmen benar-benar mengecek tujuan yang ditulis di awal.
  • Alokasi waktunya masuk akal untuk kelas Anda.

Kalau semuanya sudah terpenuhi, tuliskan ke format siap cetak dengan Generator Modul Ajar.

Alat Guru Kampung untuk tutorial ini